4,2 Juta Keping Genteng Disiapkan untuk Bedah Rumah di Jabar, Jateng, dan Jatim

4,2 Juta Genteng Disiapkan untuk Bedah Rumah di 3 Provinsi

KORELASI.CO — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama pemerintah daerah di Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur menyiapkan sekitar 4,2 juta keping genteng. Program Gentengisasi ini mendukung Program Bedah Rumah sekaligus membuka peluang pasar bagi usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) lokal.

Ketiga provinsi tersebut menyiapkan genteng dengan jumlah berbeda. Jawa Barat merencanakan 2,4 juta keping, Jawa Tengah 1 juta keping, dan Jawa Timur 800.000 keping.

Kementerian PKP membahas rencana tersebut bersama pemerintah daerah dalam rapat koordinasi di Kantor BRI PKP, Jakarta, Selasa (13/10/2026). Para peserta juga membahas persyaratan sertifikasi produk untuk memastikan kualitas genteng dari UMKM lokal.

Program ini tidak hanya menyasar renovasi rumah melalui Program Bedah Rumah. Pemerintah juga merencanakan pemanfaatan genteng untuk memperbaiki rumah tidak layak huni, mendukung bantuan perumahan melalui tanggung jawab sosial perusahaan atau corporate social responsibility (CSR), serta memenuhi kebutuhan material bangunan masyarakat.

Jawa Barat Siapkan 2,4 Juta Genteng untuk Bedah Rumah

Jawa Barat memimpin rencana penyediaan genteng dengan alokasi 2,4 juta keping. Jumlah tersebut setara dengan sekitar 600 truk berdasarkan perencanaan distribusi yang disampaikan.

Hasil koordinasi mencatat 34 UMKM genteng di Jawa Barat telah memiliki sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Selain itu, sebanyak 11 UMKM telah lolos uji mekanis.

Harga genteng melalui koperasi mencapai Rp2.500 per keping. Jika menggunakan harga tersebut sebagai acuan, pengadaan 2,4 juta keping memiliki nilai matematis sebesar Rp6 miliar.

Namun, perhitungan itu belum menunjukkan nilai kontrak atau total anggaran resmi program. Pemerintah masih perlu memastikan rincian pengadaan dan mekanisme pembelian.

Kementerian PKP juga berkoordinasi dengan Balai Pelaksana Penyediaan Perumahan dan Kawasan Permukiman (P3KP) Jawa II. Koordinasi tersebut membahas mekanisme distribusi genteng untuk mendukung Program Bedah Rumah di Jawa Barat.

Jawa Tengah dan Jawa Timur Siapkan 1,8 Juta Genteng

Jawa Tengah merencanakan penyediaan 1 juta keping genteng bersertifikat keandalan. Pemerintah menjadwalkan kegiatan Gentengisasi di Kabupaten Kebumen pada 4 Desember 2026.

Sementara itu, Jawa Timur menyiapkan 800.000 keping genteng dengan persyaratan sertifikasi keandalan. Pemerintah mempersiapkan Kabupaten Trenggalek sebagai lokasi kegiatan, tetapi jadwal peluncurannya masih menunggu koordinasi lebih lanjut.

Jika menggabungkan kedua provinsi tersebut, total rencana penyediaan mencapai 1,8 juta keping genteng. Bersama alokasi Jawa Barat, jumlahnya mencapai sekitar 4,2 juta keping.

Meski demikian, pemerintah masih perlu merinci jadwal distribusi, mekanisme pengadaan, dan kebutuhan genteng di setiap daerah. Informasi tersebut penting untuk memastikan ketersediaan material sesuai dengan rencana renovasi rumah.

Gentengisasi Buka Peluang bagi UMKM Lokal

Program Gentengisasi juga diarahkan untuk memperkuat peran UMKM dalam rantai pasok sektor perumahan. Pemerintah daerah dapat memanfaatkan produk genteng lokal untuk mendukung renovasi rumah dan program perbaikan rumah tidak layak huni.

Selain itu, pemerintah merencanakan pemanfaatan genteng untuk bantuan perumahan melalui program CSR. Masyarakat juga berpotensi memperoleh akses terhadap material bangunan dari produsen lokal.

Persyaratan sertifikasi menjadi salah satu aspek penting dalam pelaksanaan program. Pemerintah perlu memastikan produk yang digunakan memenuhi standar kualitas dan persyaratan teknis yang berlaku.

Di sisi lain, keterlibatan UMKM dapat membuka peluang permintaan produk bagi produsen genteng daerah. Namun, besarnya dampak ekonomi program akan bergantung pada realisasi pengadaan, distribusi, dan penggunaan material di lapangan.

Pemerintah Bahas Pelaksanaan Gentengisasi di Tiga Provinsi

Rapat koordinasi tersebut melibatkan sejumlah pejabat pemerintah pusat dan daerah. Peserta yang hadir antara lain Wakil Gubernur Jawa Timur Emil Dardak, Bupati Majalengka Eman Suherman, dan Wakil Bupati Trenggalek Syah Mohamad Natanegara.

Asisten Ekonomi dan Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Tengah Urip Sihabudin juga menghadiri pertemuan tersebut. Selain itu, hadir Sekretaris Daerah Kabupaten Majalengka Aeron Randi dan Sekretaris Daerah Kabupaten Purwakarta Sri Jaya Midan.

Jajaran dinas terkait dari Pemerintah Provinsi Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur turut mengikuti pembahasan. Perwakilan Kabupaten Majalengka, Purwakarta, dan Trenggalek serta jajaran Kementerian PKP juga hadir.

Pemerintah masih perlu memperjelas jumlah rumah yang akan direnovasi, kriteria penerima bantuan, dan jadwal distribusi genteng secara menyeluruh. Informasi tersebut akan membantu masyarakat memahami sasaran dan tahapan pelaksanaan Gentengisasi.

Melalui koordinasi lintas daerah, pemerintah berharap penyediaan genteng dapat mendukung renovasi rumah sekaligus memperluas keterlibatan UMKM lokal. Realisasi pengadaan dan distribusi nantinya menjadi indikator penting untuk mengukur pelaksanaan program di setiap provinsi. (Red)

Catatan redaksi: Artikel ini bersifat edukatif, pembaca bisa melihat

  • Program Bedah Rumah: tautkan pada paragraf pembuka.

  • Kebijakan Kementerian PKP: tautkan pada pembahasan koordinasi pemerintah.

  • Pemberdayaan UMKM lokal: tautkan pada subjudul tentang peluang usaha.
  • Renovasi rumah tidak layak huni: tautkan pada pembahasan sasaran pemanfaatan genteng.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *