KORELASI.CO-Membeli motor secara kredit menjadi pilihan banyak masyarakat karena tidak memerlukan pembayaran penuh di awal. Namun, pengajuan kredit motor tidak selalu langsung disetujui. Perusahaan pembiayaan atau leasing akan melakukan penilaian terhadap calon debitur sebelum memberikan persetujuan.
Karena itu, memahami syarat kredit motor sejak awal sangat penting. Selain membantu memperbesar peluang pengajuan disetujui, persiapan yang matang juga dapat mempercepat proses verifikasi oleh pihak pembiayaan.
Mengapa Pengajuan Kredit Motor Bisa Ditolak?
Setiap perusahaan leasing maupun bank memiliki kebijakan penilaian yang berbeda. Meski demikian, sebagian besar lembaga pembiayaan akan mengevaluasi kemampuan finansial, riwayat kredit, hingga kelengkapan dokumen calon pemohon.
Apabila salah satu persyaratan tidak terpenuhi, pengajuan kredit berpotensi ditolak atau diminta untuk melengkapi data terlebih dahulu.
Syarat Kredit Motor yang Umumnya Berlaku
Berikut beberapa persyaratan yang biasanya diterapkan oleh perusahaan pembiayaan.
1. Memenuhi Batas Usia Minimum
Sebagian besar perusahaan pembiayaan menetapkan usia minimal 21 tahun bagi calon pemohon kredit motor.
Pada usia tersebut, seseorang umumnya telah memiliki pekerjaan dan penghasilan tetap sehingga dinilai lebih mampu memenuhi kewajiban membayar cicilan.
Meski demikian, terdapat perusahaan leasing yang menetapkan batas usia lebih tinggi, misalnya 23 tahun atau 25 tahun, sesuai kebijakan internal masing-masing.
Selain usia minimum, beberapa perusahaan juga menetapkan usia maksimal saat kredit berakhir, umumnya sekitar 55 tahun.
2. Memiliki Penghasilan yang Stabil
Kemampuan membayar cicilan menjadi salah satu aspek utama dalam proses penilaian.
Karena itu, calon debitur biasanya diminta menunjukkan bukti penghasilan, seperti:
- Slip gaji.
- Surat keterangan bekerja.
- Laporan keuangan bagi pelaku usaha.
Dokumen tersebut digunakan untuk memastikan bahwa calon pembeli memiliki kemampuan finansial membayar angsuran setiap bulan.
3. Memiliki Riwayat Kredit yang Baik
Riwayat kredit menjadi salah satu faktor penting yang menentukan persetujuan pengajuan.
Apabila calon debitur memiliki catatan pembayaran yang lancar tanpa tunggakan, peluang memperoleh persetujuan biasanya lebih besar.
Sebaliknya, riwayat kredit yang buruk, seperti sering menunggak atau pernah mengalami kredit macet, dapat menjadi pertimbangan perusahaan pembiayaan untuk menolak pengajuan.
4. Menyiapkan Uang Muka (DP)
Walaupun pembelian dilakukan secara kredit, calon pembeli tetap diwajibkan membayar uang muka atau down payment (DP).
Besaran DP berbeda pada setiap perusahaan pembiayaan, namun umumnya berada pada kisaran 10 persen hingga 30 persen dari harga kendaraan.
Semakin besar uang muka yang dibayarkan, semakin kecil nilai pembiayaan sehingga cicilan bulanan juga menjadi lebih ringan. Selain itu, DP yang lebih besar dapat meningkatkan kepercayaan perusahaan pembiayaan terhadap kemampuan finansial calon debitur.
5. Melengkapi Dokumen Persyaratan
Selain memenuhi syarat utama, calon pembeli juga harus menyiapkan dokumen administrasi sebagai berikut:
- Fotokopi KTP atau paspor.
- Fotokopi Kartu Keluarga (KK).
- Bukti pembayaran rekening listrik atau telepon dalam tiga bulan terakhir.
- Slip gaji atau bukti penghasilan selama tiga bulan terakhir.
- Bukti pembayaran uang muka sesuai ketentuan perusahaan pembiayaan.
Pastikan seluruh dokumen masih berlaku dan sesuai dengan identitas yang didaftarkan.
Cara Mengajukan Kredit Motor
Setelah seluruh persyaratan dipenuhi, calon pembeli dapat mengikuti tahapan berikut.
1. Tentukan Motor yang Akan Dibeli
Pilih jenis dan tipe motor yang sesuai dengan kebutuhan serta kemampuan finansial.
2. Pilih Perusahaan Pembiayaan
Ajukan pembiayaan melalui leasing atau bank yang telah memiliki izin dan berada di bawah pengawasan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
3. Tentukan Besaran Uang Muka
Sesuaikan nominal DP dengan kemampuan keuangan. Semakin besar uang muka, umumnya cicilan bulanan menjadi lebih ringan.
4. Pilih Jangka Waktu Kredit
Pilih tenor sesuai kemampuan pembayaran, misalnya 12 bulan, 24 bulan, atau 36 bulan.
5. Pelajari Simulasi Cicilan
Perusahaan pembiayaan akan memberikan simulasi angsuran berdasarkan harga motor, uang muka, dan tenor yang dipilih.
Pastikan besaran cicilan masih sesuai dengan kondisi keuangan agar pembayaran tetap lancar.
6. Isi Formulir Pengajuan
Lengkapi seluruh data pada formulir pengajuan secara benar dan sesuai dokumen pendukung.
7. Serahkan Dokumen Persyaratan
Lampirkan seluruh dokumen yang diminta agar proses verifikasi dapat segera dilakukan.
8. Proses Verifikasi
Perusahaan pembiayaan akan melakukan pemeriksaan data, termasuk riwayat kredit calon debitur.
Apabila pengajuan dilakukan melalui bank, biasanya dilakukan pemeriksaan riwayat kredit sesuai mekanisme yang berlaku.
9. Menunggu Hasil Persetujuan
Hasil pengajuan umumnya disampaikan dalam waktu sekitar tiga hingga tujuh hari kerja.
Jika disetujui, calon pembeli dapat menyelesaikan pembayaran uang muka serta proses administrasi sebelum kendaraan diserahkan.
Tips Agar Kredit Motor Cepat Disetujui
Selain memenuhi seluruh persyaratan, ada beberapa langkah yang dapat meningkatkan peluang persetujuan.
- Pastikan identitas dan dokumen masih berlaku.
- Hindari tunggakan pada kredit lain.
- Sesuaikan tenor dengan kemampuan membayar.
- Siapkan uang muka yang memadai.
- Isi formulir pengajuan dengan data yang lengkap dan benar.
Mengajukan kredit motor membutuhkan persiapan yang matang. Perusahaan pembiayaan tidak hanya melihat usia calon debitur, tetapi juga kemampuan finansial, riwayat kredit, besaran uang muka, hingga kelengkapan dokumen.
Dengan memenuhi seluruh persyaratan dan memilih skema cicilan yang sesuai kemampuan, peluang pengajuan kredit motor untuk disetujui akan semakin besar.


















