KORELASI.CO,BANDUNG – Ketua Pengurus Wilayah Serikat Mahasiswa Muslimin Indonesia (PW SEMMI) Jawa Barat, Septian Insan, meminta Polda Jawa Barat bersama seluruh jajaran kepolisian di wilayah Bandung Raya untuk meningkatkan patroli dan pengamanan menyusul maraknya aksi begal yang terjadi dalam beberapa waktu terakhir.
Menurutnya, langkah tersebut penting guna memberikan rasa aman kepada masyarakat saat beraktivitas.
Permintaan itu disampaikan Septian pada Minggu (19/7/2026). Ia menilai meningkatnya tindak kriminal jalanan telah menimbulkan keresahan di tengah masyarakat sehingga membutuhkan langkah yang cepat, terukur, dan berkelanjutan dari aparat penegak hukum.
Minta Patroli Lebih Intensif di Titik Rawan
Septian meminta Polda Jawa Barat bersama Polrestabes Bandung, Polres Cimahi, dan Polresta Bandung mengintensifkan patroli, terutama pada jam-jam rawan serta di kawasan yang selama ini dikenal sebagai titik rawan kejahatan.
“Kami meminta Polda Jawa Barat beserta jajaran Polrestabes Bandung, Polres Cimahi, dan Polresta Bandung untuk semakin mengintensifkan patroli, khususnya pada jam-jam rawan dan di lokasi yang selama ini menjadi titik rawan kejahatan. Masyarakat berhak memperoleh rasa aman dalam menjalankan aktivitas sehari-hari,” kata Septian.
Menurutnya, peningkatan kehadiran personel kepolisian di lapangan akan memberikan dampak positif dalam mencegah terjadinya aksi kriminal sekaligus meningkatkan rasa aman masyarakat.
Apresiasi Kinerja Kepolisian
Di sisi lain, Septian juga memberikan apresiasi kepada jajaran Polda Jawa Barat atas berbagai upaya yang telah dilakukan dalam mengungkap sejumlah kasus kriminal.
Meski demikian, ia menilai pendekatan preventif tetap harus menjadi prioritas agar tindak kejahatan jalanan dapat dicegah sebelum memakan korban.
“Penindakan terhadap pelaku memang penting, tetapi langkah preventif juga harus menjadi prioritas. Kehadiran aparat di tengah masyarakat akan memberikan efek gentar bagi pelaku kejahatan sekaligus meningkatkan kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian,” ujarnya.
Selain patroli rutin, ia mendorong pelaksanaan operasi cipta kondisi serta pengawasan yang lebih intensif di kawasan rawan sebagai bagian dari strategi menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Ajak Masyarakat Aktif Menjaga Kamtibmas
Tak hanya meminta peningkatan pengamanan dari aparat, PW SEMMI Jawa Barat juga mengajak masyarakat berperan aktif menjaga keamanan lingkungan.
Septian menegaskan bahwa kolaborasi antara masyarakat, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, dan aparat penegak hukum menjadi kunci dalam menciptakan situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) yang kondusif.
Ia mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, mengaktifkan kembali ronda atau siskamling, serta segera melaporkan kepada pihak kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan.
“Masyarakat juga diharapkan lebih waspada, mengaktifkan kembali ronda atau siskamling, serta tidak ragu melaporkan kepada kepolisian apabila menemukan aktivitas yang mencurigakan. Keamanan adalah tanggung jawab bersama,” tuturnya.
Harap Strategi Pengamanan Terus Diperkuat
PW SEMMI Jawa Barat berharap Polda Jawa Barat terus memperkuat strategi pengamanan melalui patroli yang lebih masif, pemetaan wilayah rawan kejahatan, serta penegakan hukum yang profesional terhadap pelaku begal.
Septian optimistis langkah tersebut akan mampu menekan angka kriminalitas sekaligus menciptakan situasi keamanan yang lebih kondusif di wilayah Bandung Raya.
“Dengan langkah-langkah tersebut, kami optimistis situasi keamanan di Bandung Raya dapat semakin kondusif sehingga masyarakat dapat beraktivitas dengan tenang tanpa dihantui rasa takut akibat maraknya aksi begal,” pungkasnya.













