Cina Dominasi Industri BEV Indonesia Jaecoo J5 Pimpin Penjualan Tertinggi

Korelasi.co – Mobil listrik berbasis baterai atau battery electric vehicle (BEV) di Indonesia menjadi trend pasar. Penjualan mobil listrik melambung tinggi di 8 bulan pertama dari Januari – Agustus 2026 sekitar 97,6 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu yang mencatatkan penjualan sebanyak 51.191 unit.

Dalam data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) dikutip dari Kompascom Selasa, (15/09/26), distribusi mobil listrik secara wholesales mencapai 101.171 unit.

Jika melihat perbandingan dengan tahun lalu di periode yang sama sda kenaikan 97,6 persen penjualan sedangkan tahun lalu hanya sebanyak 51.191 unit.

Penjualan yang melejit ini diimplikasi dari berkembangnya industri otomotif di bidang kendaraan listrik dengan munculnya berbagai macam inovasi. Sehingga, bergam jenis dan pikihan bagi pengguna.

Perkembang ini pun membuat kompetisi dan daya saing di lingkungan produsen mobil listrik menguat. Misalnya,. Sejumlah model baru yang keluar tercatat melakukan distribusi dalam jumlah besar, bahkan mampu menggeser posisi sejumlah model yang sebelumnya menjadi pemain utama di pasar mobil listrik nasional.

Daftar 10 Model BEV Dengan Total Penjualan Tertinggi:

1. Jaecoo J5 – 23.359 unit

2. BYD Atto 1 – 19.909 unit

3. Geely EX2 – 9.769 unit

4. BYD M6 – 6.694 unit

5. BYD Sealion 7 – 4.251 unit

6. Wuling Darion EV – 3.733 unit

7. Denza D9 – 3.001 unit

8. Geely EX5 – 2.407 unit

9. MG S5 EV – 2.253 unit

10. Aion V – 2.228 unit

Posisi petama di isi oleh Jaecoo J5 yang menjadi mobil listrik terlaris di Indonesia sepanjang Januari-Agustus 2026. Jika seluruh varian J5 BEV digabungkan, distribusinya mencapai 23.359 unit.

Dari 10 model dengan distribusi terbesar, seluruhnya berasal dari merek China. Hal tersebut memperlihatkan kuatnya dominasi merek asal China di pasar mobil listrik Indonesia serta menunjukkan semakin agresifnya produsen asal Negeri Tirai Bambu dalam menggarap pasar kendaraan listrik nasional.

Persaingan ini akan semakin dinamis seiring bertambahnya pilihan model BEV dan semakin kuatnya basis produksi lokal sejumlah pabrikan mengingat industri otomotif dalam negri saat ini turut sedang berkembang pesat.***

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *