KORELASI.CO — Menjaga kebersihan rumah tidak hanya dilakukan ketika ruangan terlihat kotor. Sejumlah area dan perlengkapan rumah perlu masuk dalam jadwal pembersihan rutin agar hunian tetap rapi, nyaman, dan tidak menjadi tempat menumpuknya sampah maupun kotoran.
Penghuni dapat menyisihkan waktu satu hari dalam seminggu untuk melakukan pekerjaan rumah yang sering tertunda. Salah satu pilihan yang bisa dipertimbangkan adalah akhir pekan, ketika penghuni memiliki lebih banyak waktu untuk merapikan berbagai bagian rumah.
Dilansir dari The Spruce dalam artikel detikProperti pada Selasa (13/10/2026), terdapat tujuh hal di rumah yang perlu diperhatikan dalam jadwal pembersihan mingguan. Mulai dari area pintu masuk hingga lantai, berikut daftar yang bisa dijadikan panduan.
7 Hal di Rumah yang Perlu Dibersihkan Setiap Minggu
1. Area pintu masuk
Area pintu masuk menjadi salah satu bagian rumah yang mudah berantakan karena sering digunakan untuk keluar dan masuk. Sepatu, tas, serta barang bawaan lainnya kerap diletakkan begitu saja setelah penghuni beraktivitas.
Rapikan barang-barang yang menumpuk dan bersihkan area tersebut secara rutin. Dengan begitu, pintu masuk dapat tetap tertata dan nyaman digunakan.
2. Seprai kasur dan sarung bantal
Seprai dan sarung bantal sebaiknya dimasukkan ke dalam jadwal mencuci mingguan. Perlengkapan tidur dapat menampung debu, kotoran, dan partikel lain selama digunakan.
Mengganti perlengkapan tidur secara rutin membantu menjaga kebersihan tempat beristirahat. Sesuaikan pula frekuensi pencucian dengan kondisi penggunaan dan petunjuk perawatan bahan.
3. Kamar mandi
Kamar mandi termasuk area yang membutuhkan perhatian khusus dalam rutinitas membersihkan rumah. Wastafel, cermin, dan kloset merupakan beberapa bagian yang dapat dibersihkan secara berkala.
Pembersihan rutin membantu menghilangkan kotoran dan menjaga area kamar mandi tetap nyaman digunakan. Bagian yang sering terkena air juga perlu diperhatikan agar tidak menjadi tempat penumpukan kotoran.
4. Pakaian kotor
Tumpukan pakaian kotor dapat bertambah selama penghuni menjalani aktivitas sehari-hari. Karena itu, menjadwalkan waktu mencuci setiap minggu dapat membantu menjaga pakaian tetap tersedia untuk digunakan.
Pisahkan pakaian sesuai kebutuhan pencucian dan jangan menunggu hingga tumpukan terlalu banyak. Jika jumlah pakaian cukup besar, pekerjaan ini dapat dibagi ke beberapa waktu agar lebih mudah diselesaikan.
5. Tempat sampah
Tempat sampah perlu dikosongkan dan dibersihkan secara berkala. Sampah yang terlalu lama dibiarkan dapat menimbulkan bau tidak sedap dan berpotensi menarik hama.
Frekuensi pembersihan sebaiknya disesuaikan dengan jenis sampah dan kondisi tempat sampah. Sampah basah atau sisa makanan perlu ditangani lebih sering dan tidak harus menunggu jadwal mingguan.
6. Dapur
Dapur mudah kotor karena digunakan untuk menyiapkan makanan, memasak, dan menyimpan peralatan makan. Sisa makanan, noda minyak, serta piring kotor dapat menumpuk jika tidak segera dibersihkan.
Bersihkan permukaan meja, area memasak, dan bagian lain yang digunakan selama menyiapkan makanan. Piring dan peralatan makan sebaiknya segera dicuci setelah digunakan agar kotoran tidak menumpuk hingga akhir pekan.
7. Lantai
Lantai menjadi bagian rumah yang mudah terkena debu dan kotoran dari alas kaki maupun aktivitas penghuni. Karena itu, menyapu atau menggunakan penyedot debu secara rutin dapat membantu menjaga kebersihannya.
Frekuensi membersihkan lantai dapat disesuaikan dengan kondisi rumah. Area yang sering dilewati, terutama jika terdapat anak kecil atau hewan peliharaan, mungkin membutuhkan pembersihan lebih sering daripada area yang jarang digunakan.
Jadwalkan Pembersihan Sesuai Kebutuhan Rumah
Membersihkan rumah secara mingguan dapat membantu penghuni mengatur pekerjaan rumah tangga dengan lebih terencana. Namun, tidak semua pekerjaan harus menunggu hingga akhir pekan karena sejumlah area, seperti dapur dan tempat sampah, bisa memerlukan perhatian setiap hari.
Penghuni dapat membagi pekerjaan berdasarkan prioritas agar kegiatan membersihkan rumah tidak terasa terlalu berat. Dengan jadwal yang konsisten, kebersihan hunian dapat lebih mudah dipertahankan tanpa harus menunggu rumah terlihat berantakan. (Red)

