Site icon Korelasi.co

BP Tapera dan Kementerian PKP Tinjau Kualitas Rumah Subsidi di Subang

KORELASI.CO — Kementerian Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) bersama BP Tapera meninjau Perumahan Buana Subang Raya 2, Kabupaten Subang, Jawa Barat, pada 5 Oktober 2026. Kunjungan ini bertujuan melihat perkembangan pembangunan sekaligus memastikan kualitas rumah subsidi bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).

Menteri PKP Maruarar Sirait memimpin peninjauan bersama Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho dan Bupati Subang Reynaldi Putra Andita Budi Raemi. Rombongan juga berdialog dengan warga untuk mendengar pengalaman mereka setelah menempati rumah subsidi.

Pengembangan Perumahan Buana Subang Raya 2

Buana Kassiti Group mengembangkan Perumahan Buana Subang Raya 2 di atas lahan seluas 13 hektare. Pengembang memulai pembangunan kawasan tersebut pada Maret 2025.

Joko Suranto memimpin perusahaan pengembang itu. Ia juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Realestat Indonesia (REI).

Pengembang merencanakan pembangunan sebanyak 1.300 unit rumah di kawasan tersebut. Rencana itu mencakup 1.100 unit rumah subsidi dan 200 unit rumah komersial.

Hingga kunjungan berlangsung pada 5 Oktober 2026, pengembang telah membangun 105 unit rumah. Pemerintah meninjau perkembangan tersebut untuk melihat pelaksanaan penyediaan hunian bagi masyarakat.

Warga Sampaikan Pengalaman Menempati Rumah Subsidi

Dalam kunjungan tersebut, Maruarar dan Heru berdialog langsung dengan penghuni rumah subsidi. Keduanya mendengarkan pengalaman serta aspirasi warga setelah memperoleh hunian melalui program pembiayaan perumahan.

Hasil peninjauan menunjukkan bahwa rumah yang telah dihuni memenuhi aspek kelayakan hunian. Warga juga menyampaikan kemudahan akses menuju sejumlah fasilitas umum, termasuk terminal dan rumah sakit.

Selain akses fasilitas umum, warga menilai kondisi lingkungan perumahan cukup mendukung kenyamanan. Mereka menyampaikan bahwa kawasan tersebut tidak mengalami banjir dan fasilitas air berfungsi dengan baik.

Meski demikian, warga masih membutuhkan sejumlah fasilitas pendukung. Salah satunya masjid yang saat ini masih dalam proses pengerjaan.

Menanggapi kebutuhan tersebut, pengembang menyatakan komitmennya untuk melanjutkan pembangunan masjid. Fasilitas ibadah itu diharapkan segera dapat digunakan oleh para penghuni.

BP Tapera Tekankan Kualitas dan Kenyamanan Hunian

Komisioner BP Tapera Heru Pudyo Nugroho menegaskan bahwa penyediaan rumah bagi masyarakat tidak cukup hanya dengan mengejar jumlah unit. Pemerintah dan seluruh pemangku kepentingan juga perlu memperhatikan kualitas bangunan serta lingkungan tempat tinggal.

“Penyediaan hunian layak membutuhkan sinergi antara pemerintah, perbankan, pengembang, dan seluruh pemangku kepentingan agar masyarakat mendapatkan rumah yang tidak hanya terjangkau, tetapi juga nyaman untuk dihuni,” ujar Heru.

Pernyataan tersebut menegaskan pentingnya kerja sama berbagai pihak dalam menghadirkan rumah yang terjangkau sekaligus layak huni. Pemerintah, perbankan, dan pengembang perlu memastikan masyarakat memperoleh hunian yang sesuai dengan kebutuhan.

Dukung Program Tiga Juta Rumah

Kementerian PKP, BP Tapera, Pemerintah Kabupaten Subang, perbankan, dan pengembang terus mendorong penyediaan hunian layak melalui Program Tiga Juta Rumah.

Peninjauan Perumahan Buana Subang Raya 2 menjadi bagian dari upaya pemerintah memantau pelaksanaan program tersebut secara langsung. Pemerintah melihat perkembangan pembangunan unit rumah, kualitas bangunan, serta ketersediaan fasilitas pendukung bagi penghuni.

Melalui pemantauan lapangan dan dialog dengan warga, pemerintah dapat memperoleh gambaran mengenai kondisi hunian sekaligus kebutuhan masyarakat. Evaluasi tersebut penting untuk mendorong penyediaan rumah subsidi yang terjangkau, berkualitas, dan nyaman bagi masyarakat berpenghasilan rendah. (Red)

Exit mobile version