KORELASI.CO – Pasar otomotif Indonesia sepanjang 2025 mengalami penurunan dibandingkan tahun sebelumnya. Meski demikian, sejumlah model kendaraan tetap mencatatkan distribusi tinggi dan menunjukkan bahwa kebutuhan masyarakat terhadap mobil masih cukup kuat.
Berdasarkan data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (GAIKINDO), penjualan kendaraan secara wholesales pada 2025 mencapai 803.687 unit.
Angka tersebut turun 7,2 persen dibandingkan 2024 yang mencapai 865.723 unit. Sementara penjualan retail dari dealer kepada konsumen tercatat 833.692 unit atau turun 6,3 persen.
Di tengah pelemahan pasar tersebut, Toyota Kijang Innova menjadi model dengan distribusi wholesales tertinggi sepanjang 2025. Model ini mencatatkan distribusi sebanyak 61.164 unit.
Daftar 20 Mobil Terlaris 2025
Berikut daftar 20 model dengan distribusi wholesales terbesar berdasarkan data yang diberikan:
- Peringkat Model Wholesales 2025
- Toyota Kijang Innova 61.164 unit
2 Daihatsu Gran Max Pikap 40.761 unit - Toyota Avanza 40.148 unit
- Daihatsu Sigra 34.452 unit
- Honda Brio 33.233 unit
- Toyota Calya 31.378 unit
- Toyota Rush 29.805 unit
- Suzuki Carry Pikap 28.461 unit
- Mitsubishi Xpander/Xpander Cross 25.024 unit
- BYD Atto 1 22.582 unit
- Daihatsu Gran Max Blind Van/Minibus 18.212 unit
- Toyota Hilux 16.678 unit
- Toyota Agya 15.993 unit
- Daihatsu Terios 15.157 unit
- Toyota Fortuner 13.219 unit
- Mitsubishi L300 12.410 unit
- Suzuki Fronx 12.314 unit
- Honda HR-V 11.852 unit
- Daihatsu Ayla 10.750 unit
- BYD M6 10.682 unit
Innova Memimpin Distribusi
Toyota Kijang Innova yang mencakup Innova Reborn dan Innova Zenix menempati posisi pertama dengan 61.164 unit. Angka tersebut cukup jauh dibandingkan distribusi Daihatsu Gran Max Pikap yang berada di posisi kedua dengan 40.761 unit.
Tingginya distribusi Innova memperlihatkan kuatnya permintaan terhadap kendaraan keluarga jenis MPV. Ruang kabin, kapasitas penumpang, dan fleksibilitas penggunaan menjadi sejumlah karakteristik yang sesuai dengan kebutuhan mobilitas keluarga.
Gran Max Pikap memiliki karakter berbeda. Kendaraan tersebut lebih banyak berkaitan dengan kebutuhan usaha dan aktivitas angkutan. Tingginya angka distribusi menunjukkan bahwa kendaraan niaga tetap mempunyai peran penting dalam pasar otomotif nasional.
Avanza hingga Brio Tetap Diminati
Toyota Avanza berada di posisi ketiga dengan 40.148 unit, disusul Daihatsu Sigra sebanyak 34.452 unit dan Honda Brio dengan 33.233 unit.
Ketiga model tersebut menunjukkan bahwa kendaraan keluarga dengan harga relatif terjangkau masih mempunyai basis pasar yang besar. Daihatsu Sigra juga menjadi model LCGC dengan distribusi tertinggi dalam daftar tersebut.
Di sisi lain, kendaraan listrik mulai menunjukkan perkembangan. BYD Atto 1 berada di posisi ke-10 dengan 22.582 unit, sedangkan BYD M6 menempati posisi ke-20 dengan 10.682 unit.
Masuknya dua model BYD tersebut memperlihatkan bahwa kendaraan listrik mulai memperoleh ruang dalam persaingan otomotif Indonesia. Meski demikian, sebagian besar model dalam daftar masih merupakan kendaraan bermesin pembakaran internal.
Berdasarkan merek, Toyota mencatat wholesales 250.431 unit, Daihatsu 130.677 unit, Mitsubishi Motors 71.781 unit, Suzuki 66.345 unit, dan Honda 56.500 unit. Sementara itu, BYD menjadi merek China dengan wholesales 46.711 unit.
Data 2025 tersebut menggambarkan beragamnya kebutuhan konsumen Indonesia. Mobil keluarga, kendaraan niaga, SUV, hingga mobil listrik sama-sama memiliki pasar.
Di tengah perubahan teknologi otomotif, merek Jepang masih mencatat distribusi tinggi, sementara kendaraan listrik asal China mulai menunjukkan kehadirannya dalam persaingan pasar nasional. (Red)

