Site icon Korelasi.co

Muswil KIPP Jabar di Purwakarta Tetapkan Fika Tantri Amaliah sebagai Formateur

KORELASI.CO-Komite Independen Pemantau Pemilu (KIPP) Jawa Barat menetapkan Fika Tantri Amaliah dari Purwakarta sebagai Formateur dalam Musyawarah Wilayah (Muswil) KIPP Jawa Barat di Villa Alsa, Kecamatan Bojong, Kabupaten Purwakarta.

Dalam forum tersebut, Abdul Mugni dari Kabupaten Bandung ditetapkan sebagai Mide Formateur. Keduanya memperoleh mandat melalui proses musyawarah yang diikuti 17 KIPPDA se-Jawa Barat.

Muswil KIPP Jawa Barat berlangsung selama dua hari, Sabtu (19/9/2026) hingga Minggu (20/9/2026), dengan tema “Meneguhkan Independensi, Mengawal Jawa Barat yang Berintegritas dan Bermartabat.”

Forum tersebut menjadi bagian dari agenda regenerasi organisasi sekaligus upaya memperkuat arah KIPP Jawa Barat dalam menjaga independensi, mengawal demokrasi, dan mendorong integritas dalam penyelenggaraan pemilu.

Fika Tantri Amaliah Terima Mandat dari 17 KIPPDA

Penetapan Formateur dan Mide Formateur dilakukan melalui musyawarah yang melibatkan 17 KIPPDA se-Jawa Barat.

Fika Tantri Amaliah dari Purwakarta mendapat kepercayaan sebagai Formateur, sementara Abdul Mugni dari Kabupaten Bandung mendampinginya sebagai Mide Formateur.

Fika menyampaikan apresiasi atas kepercayaan yang diberikan oleh seluruh KIPPDA se-Jawa Barat. Menurut dia, mandat tersebut merupakan amanah yang harus dijalankan secara bersama-sama.

“Terima kasih atas kepercayaan yang diberikan oleh KIPPDA se-Jawa Barat. Bagi saya, ini adalah amanah yang harus dijalankan bersama, bukan untuk berjalan sendiri,” ujar Fika, Minggu (20/9/2026).

Ia juga meminta dukungan dari para senior dan seluruh KIPPDA dalam menjalankan amanah tersebut.

“Saya mohon doa, dukungan, arahan, dan masukan dari para senior serta seluruh KIPPDA se-Jawa Barat. Saya sadar masih banyak yang harus saya pelajari, dan saya berharap ke depan kita bisa sama-sama membangun KIPP Jabar agar semakin solid, tetap independen, dan mampu mengawal Jawa Barat yang berintegritas dan bermartabat.”

Visi KIPP Jawa Barat 2026-2031

Dalam Muswil tersebut, Fika membawa visi untuk memperkuat KIPP Jawa Barat sebagai organisasi yang berperan dalam pengawalan demokrasi dan pemilu.

Visi yang disampaikan adalah:

“Mewujudkan KIPP Jawa Barat yang SOLID, INDEPENDEN, dan BERDAMPAK sebagai garda masyarakat dalam mengawal demokrasi dan pemilu yang berintegritas.”

Visi tersebut menempatkan soliditas, independensi, dan dampak sebagai tiga unsur utama dalam arah organisasi.

Soliditas berkaitan dengan penguatan kebersamaan dan koordinasi antardaerah. Independensi menjadi prinsip dalam menjalankan fungsi pemantauan, sedangkan unsur berdampak diarahkan pada manfaat nyata bagi masyarakat dalam pengawalan proses demokrasi dan pemilu.

Misi KUATT Jadi Arah Penguatan Organisasi

Untuk mendukung visi tersebut, Fika memperkenalkan misi yang dirangkum dalam akronim KUATT.

KUATT terdiri atas Konsolidasi, Upgrade Kapasitas, Awasi Pemilu, Transparan dan Terintegrasi, serta Tumbuhkan Partisipasi.

K — Konsolidasi

Misi pertama diarahkan pada penguatan struktur, jaringan, dan kebersamaan KIPP Jawa Barat hingga tingkat kabupaten dan kota.

Konsolidasi juga menjadi bagian dari upaya memperkuat komunikasi serta koordinasi antardaerah dan menjaga kesinambungan kegiatan KIPPDA di Jawa Barat.

U — Upgrade Kapasitas

Misi kedua berfokus pada peningkatan kapasitas anggota melalui pendidikan, pelatihan, kaderisasi, dan pemantauan berbasis data.

Agenda tersebut diarahkan untuk mendukung kemampuan anggota dalam memahami proses pemilu, melakukan pemantauan, serta menyusun dokumentasi berdasarkan informasi yang dapat dipertanggungjawabkan.

A — Awasi Pemilu

Melalui misi Awasi Pemilu, KIPP Jawa Barat membawa gagasan pemantauan yang aktif, terstruktur, profesional, dan terdokumentasi.

Pemantauan diarahkan terhadap berbagai tahapan pemilu sesuai kewenangan dan kapasitas organisasi dengan mengedepankan ketelitian, verifikasi informasi, serta pelaporan yang bertanggung jawab.

T — Transparan dan Terintegrasi

Misi berikutnya berkaitan dengan penguatan tata kelola organisasi melalui sistem informasi, pelaporan, dan publikasi yang transparan serta terintegrasi.

Sistem tersebut diharapkan dapat mendukung dokumentasi kegiatan dan komunikasi antarpengurus secara lebih terstruktur.

T — Tumbuhkan Partisipasi

Misi terakhir berfokus pada peningkatan keterlibatan masyarakat dalam pengawalan demokrasi.

Kelompok yang disebut dalam misi ini antara lain mahasiswa, pemuda, akademisi, media, dan komunitas. Keterlibatan berbagai unsur tersebut diarahkan untuk membuka ruang komunikasi dan kolaborasi dengan tetap mempertahankan prinsip independensi organisasi.

Muswil Jadi Momentum Regenerasi KIPP Jabar

Muswil KIPP Jawa Barat di Purwakarta menjadi bagian dari proses regenerasi organisasi. Penetapan Fika Tantri Amaliah sebagai Formateur dan Abdul Mugni sebagai Mide Formateur menjadi hasil utama forum yang berlangsung pada 19–20 September 2026 tersebut.

Pelaksanaan visi dan misi KUATT selanjutnya membutuhkan langkah konkret, koordinasi antardaerah, serta keterlibatan anggota. Agenda kerja organisasi juga perlu diselaraskan dengan prinsip independensi dan pengawalan demokrasi.

Melalui kepemimpinan baru dan dukungan seluruh KIPPDA, KIPP Jawa Barat akan melanjutkan penguatan organisasi serta kegiatan pemantauan demokrasi dan pemilu di Jawa Barat.

Exit mobile version