Korelasi.co- Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) kembali menyalurkan berbagai program bantuan sosial (bansos) kepada masyarakat sepanjang 2026. Memasuki Juli 2026, sejumlah bantuan mulai dicairkan secara bertahap kepada keluarga penerima manfaat (KPM) yang telah terdaftar dalam Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional (DTSEN).
Menteri Sosial, Saifullah Yusuf, mengungkapkan sekitar 470 ribu KPM baru mulai menerima bantuan sosial pada triwulan kedua 2026. Penambahan penerima merupakan hasil pembaruan data dalam DTSEN.
“Setiap triwulan bantuan sosial disalurkan berdasarkan DTSEN yang telah diperbarui. Perubahan data penerima merupakan hal yang wajar karena proses pemutakhiran terus dilakukan,” ujar Saifullah Yusuf atau Gus Ipul.
Kemensos bersama BPS dan pemerintah daerah terus memperbarui data penerima bantuan melalui proses validasi di lapangan. Hingga pertengahan 2026, puluhan ribu operator desa telah dilibatkan untuk memastikan data sosial ekonomi masyarakat tetap akurat.
Daftar Bansos yang Cair Juli 2026
Berikut sejumlah bantuan sosial yang mulai disalurkan atau masih berlanjut pada Juli 2026.
1. Program Keluarga Harapan (PKH)
Program Keluarga Harapan (PKH) merupakan bantuan tunai bersyarat bagi keluarga miskin yang memiliki komponen kesehatan, pendidikan, dan kesejahteraan sosial.
Penerima PKH meliputi ibu hamil, anak usia dini, pelajar, penyandang disabilitas berat, lanjut usia, hingga korban pelanggaran HAM berat.
Berikut besaran bantuan PKH tahun 2026:
- Ibu hamil: Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu per tahap.
- Anak usia dini: Rp3 juta per tahun atau Rp750 ribu per tahap.
- Siswa SD: Rp900 ribu per tahun atau Rp225 ribu per tahap.
- Siswa SMP: Rp1,5 juta per tahun atau Rp375 ribu per tahap.
- Siswa SMA/SMK: Rp2 juta per tahun atau Rp500 ribu per tahap.
- Penyandang disabilitas berat: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600 ribu per tahap.
- Lansia usia 60 tahun ke atas: Rp2,4 juta per tahun atau Rp600 ribu per tahap.
- Korban pelanggaran HAM berat: Rp10,8 juta per tahun atau Rp2,7 juta per tahap.
2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)
Untuk triwulan ketiga, pencairan berlangsung selama Juli hingga September 2026.
Jadwal penyaluran PKH dan BPNT:
- Tahap 1: Januari–Maret 2026 (sudah)
- Tahap 2: April–Juni 2026 (sudah)
- Tahap 3: Juli–September 2026.
- Tahap 4: Oktober–Desember 2026.
3. Program Indonesia Pintar (PIP)
Program Indonesia Pintar (PIP) merupakan bantuan pendidikan bagi siswa dari keluarga kurang mampu agar dapat melanjutkan pendidikan dan terhindar dari risiko putus sekolah.
Besaran bantuan PIP tahun 2026 meliputi:
- SD/sederajat: Rp450 ribu per tahun.
- SMP/sederajat: Rp750 ribu per tahun.
- SMA/SMK/sederajat: hingga Rp1,8 juta per tahun.
4. PBI Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN)
PBI JKN merupakan program bantuan pembayaran iuran BPJS Kesehatan bagi masyarakat miskin dan tidak mampu.
5. Bantuan Pangan Beras 10 Kilogram
Pemerintah juga melanjutkan penyaluran bantuan pangan berupa 10 kilogram beras kepada masyarakat yang memenuhi syarat.
Direktur Utama Perum Bulog, Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Bulog telah menerima penugasan untuk menyalurkan bantuan kepada masyarakat yang berhak.
Cara Cek Penerima Bansos Juli 2026
Masyarakat dapat mengecek status penerima bansos secara mandiri melalui laman resmi Kemensos dengan langkah berikut:
1. Buka situs cekbansos.kemensos.go.id.
2. Masukkan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sesuai KTP.
3. Isi kode verifikasi (captcha) yang muncul.
4. Jika kode kurang jelas, klik ikon pembaruan untuk mendapatkan kode baru.
5. Klik tombol Cari Data.
6. Sistem akan menampilkan status kepesertaan bansos sesuai data yang tercatat dalam DTSEN.

